02
Jun
10

Telaga Sarangan, tempat rendevous indah di kaki gunung lawu

Temperatur udara cukup rendah untuk hanya sekedar berkaos oblong di pagi hari di bibir telaga sarangan. pada elevasi sekitar 2000 mdpl, cuaca berembun dan kadang-kadang angin bertiup cukup kencang menerpa kulit yang terbuka.  Jika tidak pada hari libur sangat nyaman untuk beristirahat bersama keluarga, melepas segala beban kesibukan kita sehari-hari.

Telaga sarangan adalah tempat wisata alam berupa danau dengan diameter kurang lebih 500 m. Telaga ini disebut juga dengan telaga pasir. terdapat sebuah pulau ditengah danau.

Dapat dicapai dari arah Magetan ke arah barat melewati plaosan sekitar 17 km. jalur ini juga merupakan jalan tembus ke jawa tengah meewati karaganyar/cemorosewu. banyajk tersedia angkuatan. Jangan terkecoh, sebelum sampai ke sarangan ada sebuah danau yang lebih kecil namanya telaga wurung. Wurung dalam bahasa jawa artinya “gak jadi”.

Soal penginapan dan hotel tersedia lebih dari cukup dan terdiri dari beragam kelas, dari yang kelas losmen sampai kelas berbintang. Tarif juga sangat terjangkau. Tapi pada hari2 libur tarif penginapan bisa melonjak sampe 2 atau tiga kali lipat. Di sekeliling telaga terdapat dua hotel berbintang, 43 hotel kelas melati, dan 18 pondok wisata.Di samping puluhan kios cendera mata, pengunjung dapat pula menikmati indahnya Sarangan dengan berkuda mengitari telaga, atau mengendarai kapal cepat.Fasilitas obyek wisata lainnya pun tersedia, misalnya rumah makan, tempat bermain, pasar wisata, tempat parkir, sarana telepon umum, tempat ibadah, dan taman.

Bagi yang suka kuliner, sate kelinci adalah kudapan paling favorit disini. Dengan harga antara Rp. 10.000,- s/d Rp. 15.000,- kita sudah bisa mendapatkan 10 tusuk sate kelinci yang yummy. tak cukup kenyang memang karena tusukannya kecil-kecil, tapi cukup untuk menghilangkan rasa penasaran dan mengahangatkan tubuh.

Jika ingin main di air kita bisa sewa speed boat untuk keliling telaga seharga Rp. 40.000,-. keliling dengan menunggang kuda juga gak kalah asyiknya. Tak perlu takut karena kudanya cukup jinak dan ada joki yang siap menuntun kuda bagi anak2.

Pada tahun baru suro, banyak wisatawan yang melanjutkan kegiatannya dengan mendaki ke puncak lawu. Butuh persiapan fisik dan pengetahuan petualangan yang cukup, karena medanya lumayan berat. Disekitar puncak banyak terdapat bunga edelweis yang legendaris. Asyiknya sih buat dinikmati di atas, gak perlu dipetik dan di bawa ke bawah. karena sejatinya bunga ini dilindungi.

jadi…. ayo ke sarangan, berlibur, ada udara segar dan rendevous bersama keluarga….


2 Responses to “Telaga Sarangan, tempat rendevous indah di kaki gunung lawu”


  1. October 7, 2013 at 2:28 pm

    kalau dari Jakarta gimana mau kesana ya?

  2. 2 cakham
    January 23, 2014 at 3:59 pm

    dari jakarta naik kereta turun di solo terus ke arah karanganyar – tawang mangu melintasi gunung lawu, dibalik sisi timur gunung lawu nanti lewat Sarangan. atau turun di stasiun madiun terus naik bis ke arah magetan. ada angkot ke sarangannya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


June 2010
M T W T F S S
« Jan   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Recent Comments

Blog Stats

  • 205,484 hits

%d bloggers like this: