03
Dec
08

Mengapa Kebanyakan Orang Kaya Tambah Kaya?

Mengapa Si Kaya Tambah Kaya ?

“Menurut saya,
orang kalangan kelas menengah
adalah orang-orang yang berada
pada posisi yang paling mengerikan.
Mereka selalu memiliki peluang
untuk menjadi orang miskin!”

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi sebuah rahasia, yang sudah menjadi pertanyaan orang banyak.

Kita sering mendengar istilah; “yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin”, dan baru-baru ini mulai sering kita dengar pernyataan berikut; “kalangan kelas menengah menjadi miskin”.

Kalangan kelas menengah di negara-negara maju, semakin hari semakin sedikit. Di negara maju seperti Amerika, Jepang, Jerman, Inggris, dll, Anda hanya memiliki dua pilihan, menjadi kaya atau miskin.

Mengapa demikian?

Dikelompok mana Anda berada?

Okay, mari kita lihat dulu, apa yang membedakan antara antara orang kaya, orang kelas menengah, dan orang miskin, dalam konteks ekonomi dan keuangannya.

Pada umumnya, semua orang; kaya, menengah, ataupun miskin, memiliki “income” (pendapatan, penghasilan), “expense” (pengeluaran), “asset” (sesuatu yang menghasilkan pendapatan), dan “liability” (hutang, beban).Yang membedakan mereka adalah cara mereka mengelola income, ekspens, aset, dan liability-nya.

Orang Miskin

Orang miskin menggunakan income mereka (yang biasanya terbatas atau kurang), untuk memenuhi kebutuhan mendasar (primer) hidup mereka (ekspens). Terkadang, mereka harus berhutang (liability) kiri-kanan untuk sekedar memenuhi kebutuhan primer tersebut.

Demikian seterusnya, dari bulan ke bulan, mereka menggunakan income dan liability untuk memenuhi kebutuhan mendasar hidup mereka. Makanya, istilah “gali lobang tutup lobang” menjadi istilah yang akrab ditelinga dan hati mereka.

Bagaimana dengan aset? Oh, jangan tanyakan hal ini sahabatku, mereka pada umumnya tidak memiliki modal finansial untuk memiliki aset.

Yang bisa mereka lakukan hanya bekerja lebih keras dan lebih lama untuk meningkatkan nilai income mereka dan atau menggunakan liability.

Makanya, jangan heran, kalo orang miskin akan terus menjadi miskin (atau tambah miskin).

Orang Kelas Menengah

Saya tidak memiliki literatur yang bisa memastikan hal ini, namun menurut pengelihatan saya, Kalangan Kelas Menengah adalah kalangan yang paling banyak berada di kota-kota besar di Indonesia. Mungkin Anda berada pada kelompok ini? Mari kita lihat…

Menurut saya, orang kalangan kelas menengah adalah orang-orang yang berada pada posisi yang paling mengerikan. Mereka selalu memiliki peluang besar untuk menjadi orang miskin, tapi sedikit peluang untuk menjadi kaya!

Mengapa demikian?

Sederhana saja, orang-orang di kelas ini, memiliki income yang tidak sekedar cukup untuk memenuhi kebutuhan primer mereka. Income mereka sudah memungkinkan mereka untuk mulai berfikir memenuhi kebutuhan sekunder (mobil, motor, televisi teknologi terbaru, lemari es, rumah yang lebih b esar, dlsbnya).

Celakanya, income yang mereka miliki belum memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara cash! Sehingga yang terjadi adalah mereka melakukan kredit, yang berarti liability untuk mereka!

Pihak mana yang diuntungkan? Tentu saja pihak Bank dan lembaga pemberi kredit. Bagi Bank dan pemberi kredit, liability untuk nasabah berarti aset untuk mereka!

Tentu saja, jika semuanya berjalan seperti yang diharapkan, liability tersebut lama kelamaan akan menjadi semakin kecil. Namun, sudah menjadi sifat manusia untuk selalu merasa tidak puas. Selesai kredit motor, mereka akan memulai menciptakan liability baru dengan membeli mobil, dstnya.
Jika sesuatu yang buruk terjadi pada mereka (di PHK, sakit yang berkepanjangan, dll),
sehingga mereka tidak dapat menghasilkan income lagi, maka segala liability itu akan menjadi beban yang tak terkirakan, dan dapat mengakibatkan mereka jatuh miskin!

Orang Kaya
Ini bagian yang paling enak nulisnya.. heheheheh… Orang kaya cenderung untuk selalui memiliki aset. Mengapa demikian? Karena mereka mengerti bahwa hanya dengan memiliki aset lah mereka dapat mempertahankan kekayaan dan bahkan meningkatkan kekayaan mereka.

Mereka menggunakan income mereka untuk membeli aset, yang akan menghasilkan sumber income yang lain untuk mereka.

Mereka menggunakan liability untuk membeli/memiliki aset, yang akan menghasilkan sumber income yang lain lagi untuk mereka.

Anda lihat betapa cerdas-nya mereka? Anda mengerti sekarang bagaimana orang kaya menjadi semakin kaya?

Jika Anda merasa bukan golongan orang pada kelompok ini, jangan berkecil hati. Anda sudah mengerti apa yang harus Anda lakukan, bukan? Ya, miliki aset segera!

<


2 Responses to “Mengapa Kebanyakan Orang Kaya Tambah Kaya?”


  1. January 15, 2009 at 7:56 pm

    Assalamualaikum ww,

    Cak Hamdani. Apa yang bapak terangkan dalam tulisan benar adanya. Saya baca salah satu buku Robert Kyoshaki, uraiannya sama dengan yang Cak Ham terangkan. Terima kasih ilmunya. Silahkan berkunjung ke blog saya, Pak Hamdani.

  2. 2 tende eres
    January 4, 2010 at 2:03 pm

    keren…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


December 2008
M T W T F S S
« Nov   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Recent Comments

Blog Stats

  • 205,484 hits

%d bloggers like this: